Banten — Wizstren menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) bagi pengurus wilayah di Provinsi Banten pada 1 Februari 2026 di Ponpes Nurul El Falah. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan kapasitas kelembagaan Wizstren daerah dalam mengelola program filantropi pesantren secara terarah dan berkelanjutan.
BIMTEK tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Pengurus GSCB, Reza Fahlipi Bakhtiar, Ph.D, jajaran Dewan Eksekutif Nasional Wizstren, serta didukung langsung oleh Ketua HEBITREN Banten, KH. Ali Su’udi. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh pengurus Wizstren wilayah Banten.
Dalam sambutannya, Reza Fahlipi Bakhtiar, Ph.D menekankan bahwa BIMTEK Wizstren bukan hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pada penguatan nilai spiritual dan kolektivitas gerakan.
“Ruh jihad dan ibadah harus dibangkitkan dan dijalankan secara berjamaah, terorganisir, dan sistemik. Gerakan ini harus dikelola secara profesional, proporsional, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Direktur eksekutif wilayah Banten, Maman Lukman menyampaikan bahwa Provinsi Banten memiliki 4.772 pesantren, yang merupakan potensi besar jika dikelola melalui gerakan bersama yang serius dan terstruktur. Dalam konteks tersebut, Wizstren menetapkan Pesantren Darul Fikri dan Pesantren Nurul El Falah sebagai pesantren percontohan (pilot project) dalam pelaksanaan program Wizstren Pesantren di wilayah Banten.
Sesuai dengan arahan dari Direktur Program dan Dampak Sosial Wizstren, M. Amrullah, S.Hum., M.M., mengenai potensi ekonomi lokal Banten yang dapat dikembangkan oleh pesantren, khususnya di sektor perikanan. Menurutnya, pengolahan hasil ikan menjadi produk bernilai tambah, seperti kerupuk ikan, abon ikan, dan olahan lainnya, yang dikemas dengan branding menarik, berpeluang menjadi sumber kemandirian ekonomi pesantren.
Sementara itu, Dewan Eksekutif Nasional Wizstren, Dr. Robert Edy S, menyatakan bahwa BIMTEK dan silaturahmi ini menjadi wujud nyata kehadiran Wizstren pusat dalam mendampingi penguatan kelembagaan Wizstren daerah.
“Melalui kegiatan ini, Wizstren menegaskan komitmennya untuk memperkuat jejaring pesantren dan mendorong kemajuan pesantren melalui gerakan filantropi yang terorganisir, profesional, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain penguatan ekonomi, BIMTEK ini juga menyoroti pentingnya digitalisasi. Wizstren pusat telah menyiapkan website untuk masing-masing wilayah sebagai sarana publikasi program dan optimalisasi penghimpunan dana.
Website tersebut dapat segera digunakan oleh Wizstren wilayah yang telah siap mengelolanya. Adapun wilayah yang belum siap akan mendapatkan pendampingan dari Wizstren pusat. Selama website wilayah belum berjalan, seluruh program daerah tetap dapat dipublikasikan melalui website Wizstren pusat.
Melalui BIMTEK ini, Wizstren Banten diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi, memperluas jejaring pesantren, serta mengoptimalkan potensi ekonomi dan digital guna mewujudkan pesantren yang mandiri dan berdaya. Selain itu juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi wizstren wilayah lain.
Penulis: Admin Wizstren
Tags:
WIZSTREN
Banten