Palu, 16 Februari 2026 - WIZSTREN Indonesia melalui Dewan Eksekutif Nasional (DEN) menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) bersama Dewan Eksekutif Wilayah (DEW) WIZSTREN Sulawesi Tengah di Pesantren Anwarul Qur’an, Sabtu (16/2/2026). Kegiatan ini difokuskan pada penguatan tata kelola dan pengembangan wakaf produktif berbasis pesantren di Sulawesi Tengah.
Bimtek tersebut dihadiri jajaran DEN WIZSTREN Indonesia, pengurus Eksekutif WIZSTREN wilayah Sulawesi Tengah, pimpinan pesantren, serta Sekretaris HEBITREN Sulawesi Tengah, Dr. Arifuddin Arif, M.Pd.
Direktur Eksekutif Wilayah WIZSTREN Sulawesi Tengah, Dr. Darlis, Lc., M.Si., menyampaikan bahwa kehadiran tim nasional menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program dan memperkuat kapasitas kelembagaan di daerah. Ia menegaskan, optimalisasi program membutuhkan perencanaan yang terukur serta implementasi yang konsisten.
Dalam sesi materi, Direktur Eksekutif Nasional WIZSTREN, Dr. Robert Edy S., menjelaskan bahwa konsep wakaf dan dana abadi dalam filantropi Islam menekankan keberlangsungan manfaat dengan tetap menjaga pokok harta. Oleh karenanya, pengelolaan wakaf produktif harus dilakukan secara profesional agar mampu menjadi instrumen penguatan ekonomi lembaga. Menurutnya, akuntabilitas dan manajemen yang baik merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik.
Selain membahas tata kelola, forum ini turut menyoroti potensi ekonomi lokal Sulawesi Tengah. Mewakili Direktur Program dan Dampak Sosial yang berhalangan hadir, disampaikan bahwa sektor pertanian seperti kelapa, kopi, dan kakao memiliki peluang besar untuk dikembangkan oleh pesantren.
Pesantren didorong untuk mengolah komoditas tersebut menjadi produk bernilai tambah, seperti minyak kelapa murni, olahan kelapa jelly, kerajinan dari sabut kelapa, serta kopi bubuk khas pesantren dengan kemasan dan merek yang kompetitif. Strategi ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi pesantren sekaligus membuka peluang usaha berbasis potensi daerah.
Sementara itu, Direktur Tata Kelola, Dr. Khalillah, M.Pd., CWC., CPLA., menekankan pentingnya sistem manajemen yang transparan serta kolaborasi antar-lembaga dalam membangun ekosistem wakaf produktif yang kredibel dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, WIZSTREN Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk mengembangkan wakaf produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi pesantren dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tengah.
Penulis: Admin Wizstren
Tags:
WIZSTREN
Pesantren
BIMTEK
Wizstren Sulawesi Tengah