Dukung Kemandirian Pesantren, BI Solo Tebar 15 Ribu Benih Lele di Ponpes Hidayatul Ulum Karanganyar


Penulis: Admin
25 Jan 2024
Bagikan:
By: Admin
25 Jan 2024
639 kali dilihat

Bagikan:

Karanganyar, Wizstren.id — Pondok pesantren memiliki potensi yang sangat besar dan peran strategis dalam membangun basis ekonomi nasional dengan berdasarkan pada prinsip ekonomi syariah melalui kemandirian ekonomi pesantren. Kemandirian ini akan dicapai dengan fungsi Ponpes yang tidak hanya sebagai penyelenggara fungsi pendidikan dan dakwah, namun juga memiliki fungsi pemberdayaan masyarakat melalui unit usaha.

Bank Indonesia cabang Solo dan Hebitren Solo Raya merealisasikan Program Green House berbasis IoT (Internet of Things), yang antara lain berlokasi di Ponpes Takmirul Islam Solo, Ponpes Darul Qur’an Sragen, Ponpes Kyai Ageng Selo Klaten, Ponpes Ar Ruqoyah Wonogiri, dan Ponpes Darul Abror Boyolali.

Peresmian program dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia di Ponpes Takmirul Islam Solo pada awal Februari 2022. Sementara untuk usaha budidaya perikanan difokuskan di dua lokasi, yaitu di Ponpes Hidayatul Ulum Kabupaten Karanganyar dan Ponpes Al Hikmah Kabupaten Sukoharjo.

“Sebagai bentuk apresiasi kepada ekosistem Hebitren Solo Raya, dilaksanakakan peresmian usaha budidaya perikanan dan tebar benih perdana sebanyak 15.000 ekor lele di Ponpes Hidayatul Ulum Karangpandan, Karanganyar,” kata Kepala BI Solo, Nugroho Joko Prastowo, pada Rabu (23/02/2022).

Peresmian tersebut juga dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Pengurus Hebitren Solo Raya, Pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Karanganyar, dan Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Karangpandan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap bantuan tersebut dapat memberi manfaat bagi santri Hidayatul Ulum dan bagi pengembangan pesantren. 

Pada kegiatan tersebut secara simbolis PSBI juga diserahkan kepada Pondok Pesantren Darul Amal berupa sarana prasarana pendidikan berupa perangkat computer, dan kepada Klaster Bawang Putih Poktan Taruna Tani Maju berupa sarana prasarana produksi antara lain panel ultraviolet, traktor capung, mesin pompa air, dan sprayer elektrik pertanian.

Untuk diketahui, peran Ponpes termasuk dalam salah satu pilar blue print (cetak biru) Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Bank Indonesia bersama pemangku kepentingan lainnya senantiasa bersinergi dalam membangun rantai nilai halal (halal value chain) melalui pengembangan industri halal di sisi input, produksi, proses produksi, dan pemasaran.

Beberapa inisiatif, kolaborasi, dan sinergi telah dilakukan termasuk dengan Pondok Pesantren yang memiliki potensi besar sebagai pelaku industri halal ke depan. Hal ini juga menjadi upaya kolaboratif untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat produsen produk halal dunia. Upaya ini diharapkan dapat mengangkat industri halal menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia ke depan.

Sumber: Soloaja.co

Penulis: Admin
Tags: Pesantren Kemandirian Bank Indonesia Gerakan Ekonomi Karanganyar Perikanan Solo

Berita Lainnya

Mitra YaWIZSTREN